Bahasa Mee (juga disebut Ekari atau Ekagi) adalah bahasa yang dituturkan oleh masyarakat Mee yang bermukim di wilayah pegunungan tengah Papua, khususnya di Paniai dan daerah sekitarnya. Bahasa ini termasuk dalam rumpun Trans-New Guinea dan masih digunakan secara aktif dalam kehidupan sehari-hari, upacara adat, serta komunikasi antar komunitas.
Sebutan “Mee” berarti manusia dalam bahasa setempat, mencerminkan pandangan identitas masyarakat penuturnya. Meskipun masih luas dipakai, beberapa ragam bahasa Mee menghadapi tekanan dari penggunaan bahasa Indonesia di sekolah, administrasi, dan media.
https://www.ethnologue.com/language/ekg
https://glottolog.org/resource/languoid/id/ekar1243
https://www.sil.org/resources/publications